Kamis, 14 April 2011

Doa dan Kesehatan Mental

Dalam doa, kita menemukan keseimbangan jiwa karena harapan akan penerimaan dan kecemasan akan penolakan senantiasa akan menjadi dua sayap jiwa yang akan membuat kita terbang mengarungi angkasa kehidupan. Dalam doa, kita menemukan kebutuhan jiwa dan pikiran. Keutuhan yang akan menyatukan semua instrumen kepribadian kita dalam seluruh lakon kehidupan yang kita jalani. Dalam doa, kita menemukan ketenangan jiwa karena keyakinan terhadap Allah SWT yang memberi kita keberanian untuk menghadapi semua kemungkinan dalam hidup. Dalam doa, kita menemukan keberkahan hidup karena semua peristiwa kehidupan yang kita hadapi hanyalah merupakan pertemuan yang indah, antara kehendak Allah dengan kehendak kita.
Masih adakah tempat bagi kesedihan dalam jiwa seperti itu? Masih adakah ruang bagi ketakutan dalam jiwa seperti itu? Masih adakah celah bagi keputusasaan untuk masuk dalam jiwa seperti itu? Bukankah kesedihan, katakutan dan keputusaasaanlah yang selama ini memorakporandakan jiwa manusia, mencabik-cabiknya, membuatnya retak dan hancur berkeping-keping?
Maka, jiwa sang mukmin pun mendengar seruan Rabbnya :
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

60. Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina".

Maka, guncangan hidup berhenti di hadapannya, dan jiwanya berlayar lagi. Berlayar sampai jauh. Berlayar dengan tenang mengarungi lautan kehidupan menuju pantai keabadian.
 
الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

28. orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

Setiap Saat Bersama Allah "M. Anis Matta"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar